Air Mata Kerinduan
Dalam kesendirian sepiku
Kulihat gurat-gurat sedihmu
Kuingin menyentuh wajahmu
Namun jarak tak memberi restu
Deraian air mata di antara pipimu
Selalu terbayang di kelopak mataku
Kuingin pulang hapuskan deritamu
Dan membawa tawa yang kau rindu
Dikala wajahmu membayangiku
Batinku terdiam nampak membisu
Raut wajahmu yang semakin memilu
Sedang diriku tak mampu menyentuh
Gurat-gurat sedihmu menyapaku
Menyeruak tuk mengusir dukamu
Air matamu mengembang di pipiku
Lukiskan derita disetiap ruang kalbu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar